Lebaran Tahun Ini Tantangan Terberat Operator


JAKARTA
- Idul Fitri 1429 hijriah yang akan jatuh beberapa hari lagi akan menjadi tantangan terberat bagi seluruh operator telekomunikasi.

"Lebaran kali ini merupakan fenomena pertama kali, di mana lebaran berlangsung pasca tarif murah," Direktur Corporate Service Indosat Wahyu Wijayadi usai acara pelepasan tim monitoring kualitas jaringan di Gedung Postel, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (24/9/2008).

Menurut Wahyu, hari raya selalu menjadi acuan setiap operator dalam memberikan layanan kepada pelanggan. Traffic sms dan panggilan setiap momentum idul fitri merupakan jumlah traffic yang paling tinggi karena meningkat tiga hingga lima kali lipat dibandigkan hari biasa.

Selain itu, Wahyu mengatakan, hari raya umat Islam tahun 2009 ini hanya terjadi satu hari, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang berlangsung selama dua hari.

"Kalau tahun lalu, Lebaran kan dua hari karena sebagian masyarakat terpecah merayakan Lebaran di dua hari yang berbeda, tapi sekarang semua masyarakat lebarannya di satu hari yang sama, jadi lengkaplah penderitaan kita sebagai operator," kata Wahyu.

Saat hari H tersebut maka seluruh jaringan harus bersiap mengantisipasi lonjakan trafik yang terfokus hanya pada satu hari itu saja. Pasalnya, semua pelanggan operator seluler ingin mengucapkan 'Maaf Lahir Batin' di hari yang sama sehingga bisa jadi jaringan operator tidak akan mampu menahan lonjakan trafik yang masuk sehingga mengakibatkan jaringan 'luber'. Berbeda dengan tahun lalu, yang fokus pelanggan terbagi di dua hari yang berbeda.

Kendati demikian, Wahyu mengatakan, operator akan selalu berupaya meningkatkan layanan kepada seluruh pelanggan.